Kulancarkan serangan demi serangan, dengan bimbinganku Rosa mulai terlihat bisa meladeni gempuranku. Bokep korea Dan… braaak aku jatuh ke ranjang, aku menghimpit Rosa..“Ou…ou…” apa yang terjadi. Dari itu istriku berharap aku tinggal di rumah ibunya supaya kami tetap berkumpul sebagai keluarga tidak terpisah. Mau keluar nih.Awwwhhh??”“Jangan dulu Sa, tahan ya bentar” hanya sekali balik kini aku sudah berada diatas tubuh Rosa genjotan demi genjotan kulesakkan ke memeknya. Hmmm… tadi malam abis tempur sama sang istri hingga aku kelelahan dan lupa memakai celana hehehe….Anehnya, Rosa hanya tersenyum, bukan tersenyum malu, malah beliau menyindir “Abis tempur ya, Bang. “Lagi ke pasar Bang” jawabnya “Emang gak diberi tau, ya?” timpalnya lagi. sakiiit” tentu saja ia melonjak kesakitan.“Oh, maaf Sa”“Jangan seperti itu dong” merintih ia“Ayo lanjutin lagi” pintanya“Tapi, giliran aku sekarang yang nyerang” aturnya kemudianTubuhku kini terlentang pasrah. “Lagi ke pasar Bang” jawabnya “Emang gak diberi tau, ya?” timpalnya lagi. Oh… ternyata dia bersama tantenya Rosa yang tak lain adalah adik iparku, rupanya anakku tersebut lagi pipis dicelana.















