Namun Lidya malah membalasnya dgn sinar mata yg saat itu sangat sulit ku artikan.“Kenapa kau menciumku..?” tanyaqu polos.“Aqu mencintaimu”, sahut Lidya agak ditekan nada suaranya.“Cinta..?” aqu mendesis tak mengerti.Entah kenapa Lidya tersenyum. Waktu itu aqu benar-benar bodoh dan tak tahu apa-apa. Video bokep Acara ulang tahunnya biasa-biasa saja. Bahkan badanku dgn badan Lidya sudah hampir tak ada jarak lagi. Tante Amanda dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. Bahkan kepalaqu terasa pening dan berdenyut menatap badan yg polos dan indah itu. Sehingga pahanya jadi terbuka cukup lebar. Namun dia tak sendiri. Sedangkan aqu sama sekali tak mengerti. Lidya ikut berbaring di sampingku. Dan aqu selalu memanggilnya Tante Amanda.“Bagus sekali anjingnya..”, piji Tante Amanda.“Iya, Tante. Keharuman yg tersebar dari badannya tak membuatku bergeming.Lidya mengambil tanganku dan menggenggamnya. Antara lima dan enam tahun. Karena anak bungsu dan juga satu-satunya laki laki, jelas sekali kalo aqu sangat dimanja. Dia tersenyum-senyum. Namun nampaknya Lidya masih belum puas. Padahal aqu sudaH punya mobil.















