“Sebentar bu…” kata Pak Rahmat. Bokep indo “Pak, ini kopinya ..”. apa perlu saya ganti dengan teh hangat?” jawab Andini. Lalu ia buka dan tubuh Andini ia baringkan. “Bu, tidur aja dulu biar saya diluar sini.”
“Wah saya nggak enak ni pak ,masa’ Pak Rahmat saya tinggal.” Andini memaksakan dirinya untuk terus ngobrol hingga jam menunjukan pukul 9 00 wib yang kalau didesa itu telah larut ditambah hujan deras.Dari tadi Pak Rahmat terus memperhatikan Andini karena suasana malam itu membuatnya ingin mengambil kesempatan terhadap Andini dengan tidak menampakkan keinginannya. Memang Andini dan Dodi telah lama pacaran dan kedua orang tua mereka merestui hubungan mereka.Setelah melalui perjalanan yang melelahkan Andini dengan diantar ayahnya dan Dodi didesa itu. Dengan langkah pasti ia duduk di ruang tengah rumah itu karena diluar hari hujan. Andini merasa ia tak bisa bertugas jika tanpa dibantu Pak Rahmat.Suatu hari saat pulang dari desa tetangga, mereka kehujanan dan hari saat itu hujan turun dengan derasnya.Lalu dengan buru-buru Pak Rahmat mempercepat kendaraannya, secara otomatis Andini memegang pinggang Pak Rahmat dengan erat.















