Akupun pergi kerja dengan sejuta ingatan kejadian tadi malam. Sebut saja namnya Anin. Bokep indo Mau tahu kelanjutan ceritanya? Pikiran kotorku mulai kumat.“Malam gini kok belum tutup Tante..?”“Iya mas Rio, ini juga tante mau tutup, tapi mau pakek pakaian dulu?”“Ooohhh biar aku bantu ya tante, sementara tante berpakaian” katakuMasuklah aku ke dalam warung, kemudian menutup warung dengan rangkaian papan-papan.“Wah ngerepoti mas Rio” kata Tante Anin”Sini biar tante ikut bantu juga”Warung sudah tertutup, kini aku pulang lewat belakang saja.“Trimakasih lho mas Rio..?”“Sama-sama tante..” balasku“Tante aku lewat belakang saja”Ketika aku dan tante Anin berpapasan dijalan antara rak-rak dagangan, badanku menubruk tante, tanpa diduga handuk penutup yang ujung handuk dilepit didadanya terlepas dan tante Anin terlihat hanya mengenakan Cd merah muda saja. Malam itu bentuk sarungku sudah berubah, agak kembung, rupanya tante juga memperhatikan.“Mas Rio burungnya masih bangun ya..?”Aku hanya megangguk saja, terus sangat diluar dugaanku, tiba-tiba tante Anin meraba burungku.“Wow besar juga k0ntolmu, mas Rio.., k0ntolnya sudah pernah ketemu sarangnya belom..?”“Belum..!!” jawabku bohong sambil terus diraba turun naik dan membuat aku mulai merasakan kenikmatan yang sudah lama tidak pernah kurasakan“Mas.., boleh donk tante ngeliatin k0ntolmu bentarr saja..?”Belum sempat aku menjawab, tante Anin















