Legal drama POV Toket Bulet ini dipuji karena debat cerdas, kasus berlapis, dan tokoh utama menawan. Kekurangan: courtroom kadang teatrikal. Bokep indo Namun pacing rapi. Siap menilai sendiri?
Telapak kaki kirinya menginjak bahuku.Pinggulnya terangkat serta terhempas di kursi berulang kali. Kedua bibir kewanitaannya kuhisap-hisap berganTiaran. Tapi ia menepis tanganku. Sangat kontras dgn warna kulitnya.Aku terpana. Lendir yg hanya segumpal kecil, hangat, kecut, yg mengalir membasahi kerongkonganku. Kasertag-kasertag lututnya agak sedikit terbuka sehingga aku berusaha untuk mengintip ujung pahanya.Tapi mataku selalu terbentur dalem kegelapan. Apalagi diperintah untuk berlutut oleh seorang wanita. Aku memang merasa sangat lapar serta haus untuk mereguk kelembutan serta kehangatan kemaluannya. Sepasang bibir yg di bagian atasnya dihiasi tonjolan daging pembungkus clit yg berwarna pink. Kucium lipatan di belakang lututnya.Bu Tiara menggelinjang sambil menarik rambutku dgn manja. Bu Tiara tersenyum sambil menatap mataku.“Mengapa?” Aku membisu. Ia sering langsung menyebut namaku, sesekali jika sesertag bersama teman kerja lainnya, ia menyebut “Pak”.Serta tanpa kusadari pula, diam-diam aku merasa betah serta nyaman jika memansertag wajahnya yg cantik serta lembut menawan. Masuk ke dalem, Thomas,” katanya sambil menunjuk kolong mejanya.Aku terkesima. Menekan serta menggerak-gerakkan kepalaku sekehendak hatinya.“Thomas, julurkan lidahmuu! Berlutut di depanku!” Aku membisu.















