Pagi-pagi buta aku sudah bangun. Bokep jilbab Ayah selalu menasehatiku sesaat sebelum berangkat keluar kota kalau aku harus menjaga Ibu dengan baik dan tak berbuat hal yang memalukan keluarga. Aku kasihan pada Ibu dan merasa bersalah, sejak saat itu aku selalu mencelupkan jari ke dalam tempayan untuk memastikan kalau airnya sudah dicampur. Ibu benar, jangan sampai berita ini mengganggu konsentrasi ayah. Kata Ibuku yang juga menyambut orgasmenya.Perlu diketahui aku menyemprotkan spermaku banyak sekali hasil tabunganku selama sebulan yang tidak dikeluarkan. Setelah selesai, sebelum pulang kami menyempatkan untuk singgah sebentar di butik langganan Ibu. Disana aku dan Vira pun menghabiskan waktu dengan penuh gairah muda kami.Dua bulan kemudian kuketahui bahwa Vira mengandung janinku. Kumasukkan penisku dalam-dalam sampai menyentuh mulut rahimnya dan kusemprotkan spermaku habis-habisan ke dalam tubuhnya mengingat aku sudah sebulan tidak mengeluarkan sperma.AHH Ibu ini dia terima spermaku OHH OHH OHH CROT CROT CROT CRUUOOOTT CRUUOOOTT CROTT CROTT AHHH. Hingga lewat tengah malam hujan tak kunjung reda. Terang saja, berat ibu sepadan dengan satu karung beras lima puluh kilogram, tinggi seratus enam puluh lima, jadi cukup menguras keringat untuk mengangkatnya ke lantai dua tempat kamarnya berada.















