Udah terangsang dari tadi ya?” tanyanya sambil senyum-senyum mesum.Mukaku memerah ketika aku tak bisa menjawab pertanyaannya. Aku mengerang-erang. Bokep korea rasanya saat itu aku tidak peduli mau dilihat orang, polisi, hansip atau siapa pun juga, aku tidak akan peduli! Keterlibatanku dengan narkoba telah membawaku ke dalam kehidupan yang kelam. Hanya erangan dan desahan yang keluar dari mulutku. Vaginaku masih sangat sensitif sampai sampai aku tidak tahan ketika penisnya digerak-gerakkan. Ketika kubuka mataku, dia memandangku sambil tersenyum nakal. Aku menatap wajahnya dengan perasaan tak karuan. Entah apakah kemaluanku sudah sangat basah atau tidak, aku mendengar bunyi berkecipak di kemaluanku. Tak tergambarkan rasanya. Aku takut mereka mengetahui siapa aku sebenarnya. kamu merem terus dari tadi sampe nggak tahu kalo burungku udah menunggu-nunggu ditembakkan ke sasaran!” candanya.Aku kasihan padanya. Aku tak perlu menyalahkan siapa saja selain diriku sendiri. Tiba-tiba perasanku jadi campur aduk saat kudengar suara mobil Rangga memasuki rumah.












