Aku dan Kim Chi sangat sering jalan berduaan di KLCC, sebuah shopping mall di Kuala Lumpur. “Oooh.. Video bokep barat Aaah.. Dengan sepasang buah dada yang condong ke depan dan bokong yang begitu montok. Ia hanya dapat menganggukkan kepalanya saja dan tersenyum malu. Sejak mendengar cerita tersebut, aku pun memberanikan diri. Dan tempat yang paling aku gemari dari situ adalah di bioskopnya dan juga di tamannya. Aku hanya memakai CD-ku saja.“Eh Andri.. Menurut teman-temannya, selama 6 tahun dia tidak pernah mengenal yang namanya laki-laki. Aku akan bertanggung jawab.. Namun demikian, aku tidak ingin sampai di situ saja. Dan sejak saat itu, aku pun sering SMS-an dan juga teleponan sama dia. Tapi biarpun masih kelas 1 SMP, dia sudah memiliki tubuh seperti seorang gadis berusia 17 tahun lebih. Tiap kali aku ingin menciumnya, dia selalu menghindar. Dan di situ juga, kusaksikan darah mengalir dari liang vaginanya. Tapi aku menahannya dan membisikkan arah telinganya,
“Chi.. Apa pun yang akan terjadi, aku tetap sayang sama kamu dan akan bertanggung jawab..”
Kim Chi pun hanya dapat menangis kesakitan ketika kumasukkan seluruh batang penisku ke dalam vaginanya.















