Daisy and Serena are two stepsisters who are desperate to become mothers and they really want to get pregnant at the same time so they can share the whole experience together. The problem is that their boyfriends aren’t really good at planting their seeds inside of their cum-hungry pussies, so they will have to think of a plan B. Bokep jilbab Desperate times call for desperate measures, so the girls ask Nicky, their stepbrother, to help them. Nicky is always busy and doesn’t realize how urgently the girls need his buttery juice. He also dreams of having a family but he’s a workaholic that doesn’t have time to date. However, the idea of cumming all over his stepsisters’ cunts freaks him out a little bit, even if he is secretly horny for them. Yet Daisy and Serena really know how to entice a man and convince him to fuck them both without a condom. Eventually, Nicky will have no choice but to impregnate his stepsisters and fulfill their preg-wish.
“Udah la van cuek aja..”kataku, Evan hanya mengangguk-angguk lalu memencet tombol kunci mobilnya. Ketika aku sudah mulai terlihat tenang, Evan menggerakkan pinggulnya, menarik dan memasukkan penisnya dengan perlahan.Tubuhku bergerak-gerak ga karuan, nikmatnya luar biasa. Evan si ketua osis itu melongo melihatku seperti itu. Tapi nampaknya Evan juga cuek saja, jadi ya aku cuek saja.Waktu sampai di mobil, Evan langsung menyergapku, menurunkan kusiku hingga tiduran, mencium bibirku dengan nafsunya dan langsung menarik payudaraku keluar dari bajuku melalui kerah V yang rendah itu, ia langsung menghisapnya keras-keras dan jarinya mulai mengelus-elus vaginaku, vaginaku sangat basah, daritadi aku merasa horny banget dengan segala kelakuan gilaku, aku membuka pahaku lebar-lebar sehingga jari-jarinya lebih leluasa membuaiku.Evan makin liar, kini jari-jarinya mulai disodok-sodok ke vaginaku, aku benar-benar terbuai, sebenarnya kaca mobil Evan termasuk 95% gelap, namun tidak dengan kaca depannya. Aku menghentikan kegiatanku, nampaknya mereka kecewa. Tapi nampaknya Evan juga cuek saja, jadi ya aku cuek saja.Waktu sampai di mobil, Evan langsung menyergapku, menurunkan kusiku hingga tiduran, mencium bibirku dengan nafsunya dan langsung menarik payudaraku keluar dari bajuku melalui kerah V yang rendah itu, ia langsung menghisapnya keras-keras dan jarinya mulai mengelus-elus vaginaku, vaginaku
















