No info
. Bokep indo Kami masih menikmati dua permainan lagi sebelum kelelahan dan mengantuk. Sampai dirumah kubantu membawa barang belanjaan Risya kedalam rumahnya. Kemarin-kemarin aku masih merasa bermimpi jika bisa membelai dan meremas-remas tubuh Risya, tapi sekarang perempuan ini justru yang menantangku.“Mas Erik mau mandi dulu?? Setiap pagi aku selalu menanti Risya lewat depan rumahku, karena setiap pagi pasti Risya selalu jalan-jalan mungkin sekedar olah raga ringan.Dan benar, setelah beberapa saat kunantikan, akhirnya Risya lewat sendirian. Suatu ketika saat aku pulang dari kantor, aku mampir kemini market dekat kompleks sekedar membeli makanan instan karena istriku akan pergi selama 3 hari keBandung. Diantara dua paha montok yang putih dan mulus itu kulihat CD Risya yang berwarna merah dan brengsek, transparan! gak keberatan kan kalu aku memakai baju tidur” tanya Risya memancing. . Aku merasa senang dengan topik pembicaraan ini, dan kuambil inisiatif,“Kalau begitu biar kubantu bawa belanjaannya” lalu kuambil keranjang belanja Risya.“Terima kasih, sudah selesai kok, aku mau bayar terus pulang” jawabnya.“Ooohh…mari kita sama-sama” ujarku.Segera saja kuambil inisiatif berjalan lebih dulu kekasir dan dengan sangat antusias membayar semua belanjaan Risya.“Haaa…Sudah bayar berapa nanti kuganti yaaa” kata Risya kaget.“Aaahh..Sedikit kok, gak papa sekali-kali
















