baju nya ya? Bokep korea plokkkss…ploksss….. Aku terhenyak ketika ia melepaskan celana dalamnya dan mengeluarkan penisnya yang telah ereksi itu, benda itu mengacung tepat di depan wajahku seperti pistol yang ditodongkan. Dengan kedua tangan berpegangan pada bibir meja, aku menyodorkan pantatku ke arahnya. “OOHkk…hhmm….Pak….udah…ooohh….ampun!” usapannya di vaginaku semakin menjadi-jadi sehingga tubuhku bergetar tanpa dapat kutahan. Aku telah rebah ke tanah dan cakar-cakar srigala itu telah menghunjam di urat leherku. Pria itu menekan-nekan penisnya semakin dalam hingga akhirnya tubuhku pun mengejang hebat. Cairan kental panas luber menyiprat dan menyemprot-nyemprot langit-langit mulutku. Terlintas kembali rasa jijik yang membuatku ingin memuntahkannya setelah benda itu lepas nanti. “kalian sudah punya anak?” tanyanya lagi.Aku cuma menggelengkan kepala“lo kenapa? Aku seakan sedang dibrainwash oleh nafsu birahi sedari tadi sehingga tanpa kusadari aku juga ikut menggoyangkan tubuhku di atas penis atasanku ini.“In lust we trust!” terdengar pria itu berkata dekat telingaku, “ini motto tersembunyi perusahaan ini Lus, kamu harus tau itu”Aku hanya mendesah lirih dan menengok sedikit ke wajahnya.“Ini salah satu cara menjaga kekompakan dan persatuan antar karyawan di sini Lus, juga salah satu cara menghilangkan stress” lanjutnya, “sepanjang jaman, manusia selalu tidak pernah lepas dari yang















