Batrenya abis… Jawabnya memelas. Kamu kok kuat bangettt… Ohhh ssshhhhh gak keluar keluar sshhhhhh dari tadiiii… Racau Gisell.Aku pun membiarkan Gisell mempermainkan penisku di dalam vaginanya. Bokep indo Tangannya bergantian meremas rambut dan mencengkram punggungku.Ku dorong tubuh Gisell agar terbaring di kasur. Sayangnya aku merasa tidak enak hati untuk menerima tawarannya.Namun berbeda dengan Gisell, ia memaksa diriku untuk menginap. Shan, udah hampir pagi. Tanyaku.Gisell pun menunjukan arah ke rumahnya. Saya pinjamkan handphone untuk menelpon asuransi atau tukang derek saja ya, mbak. Rumah besar yang mewah tersebut terlihat gelap tanpa cahaya sama sekali di dalamnya.Sepi banget, kamu tinggal sendiri?Iya, sudah lama aku tinggal sendiri di sini. Aku antar ke rumah ya, gimana?Kamu emang pulang kemana? Hisapan Gisell di penisku semakin kuat.Lahap sekali Gisell menikmati penisku. Ditambah aku memang orang kepercayaan Pak Alvin.Selesai ku antarkan Pak Alvin yang setengah mabuk karena bersenang-senang di klub malam, ku pacu kendaraan dengan kecepatan sedang menuju tol dari arah Pondok Indah. Aku hanya menoleh sebentar dan tersenyum.Ku angkat tubuh Gisell yang lemas tak berdaya itu ke kamar ku lagi. Mungkin sekitar 30 tahunan.Oh, maaf mbak gak liat, kirain cowok, hehehe… Balasku untuk memecah kekakuan.















