Malu yah…”Maya melirik ke arahku dengan manja. “Maya suka sama mas Andra?”Maya memandangku penuh arti. Video bokep Lalu masukkan lagi, keluar lagi begitu berkali-kali. Perlahan-lahan, dua centi lima centi masih sempit sekali.“Aduuuh Masss… sakiiit…” rintih Maya.Aku hentakkan batang penisku sekuat tenaga.“Jruub…”Langsung amblas seketika sampai ujungnya menyentuh dinding rahim Maya. sebab hilangnya perjakaku nggak ada sangkut pautnya sama Rere. Aku duduk merapat pada Maya.“Maya suka sama Mas Andra?” ulangku. Tapi dalam kisah ini bukan Rere tokoh utamanya. “Aah… Mas Andra nakal deh…”Sekali lagi Maya mencubit pahaku. Dua gundukan daging itupun menghangat di ulu hatiku.Kubaringkan perlahan-lahan tubuh semampai itu di ranjang. Dibuka-bukanya buku yang dia bawa dari rumah induk.“Maya udah punya pacar belum?”tanyaku memancing. “Pacaran itu dasarnya harus ada suka.” lanjutku ketika kulihar Maya tertunduk malu. Tapi dalam kisah ini bukan Rere tokoh utamanya. Matanya masih terpejam rapat tapi bibirnya menyunggingkan senyum. Aku menggeliat-geliat menahan amukan asmara yang Maya ciptakan.Kaos pink Maya terjatuh di ranjang. Nggak marah?”
“Ya enggak, ngapain marah.”
“Sendirian dong dia?”
“Mas Andra kok nanyain Ersa mulu sih? Aku duduk merapat pada Maya.“Maya suka sama Mas Andra?” ulangku.















