Mentang-mentang Ambo calon wakil rakyat. Saya yang tentu mendengarnya karena duduk tepat di belakang Indo angkat bicara.“Serius, Ambo? Video bokep barat Bukannya tahun depan baru dilaksanakan?”“Kurang ajar. Ambo sudah berkunjung ke rumah Sanro, dan dia sendiri bilang begitu.”Saya masih tidak percaya. Bagaimanapun, saya seorang anak dan dia seorang bapak. Bagaimanapun, saya seorang anak dan dia seorang bapak. Dia menganggap saya sudah melawan orang tua.Ambo pun meninggalkan saya setelah gemuruh yang terus dia lontarkan, seperti gemuruh yang enggan berhenti meronta di langit sana. Hujan masih turun. Ambo sontak menatap saya tajam. Beberapa orang sedikit menyayangkan, termasuk saya, sebab kami belum sempat menanyakan kebenaran perihal ucapan Ambo. Dia menganggap saya sudah melawan orang tua.Ambo pun meninggalkan saya setelah gemuruh yang terus dia lontarkan, seperti gemuruh yang enggan berhenti meronta di langit sana. Beberapa orang sedikit menyayangkan, termasuk saya, sebab kami belum sempat menanyakan kebenaran perihal ucapan Ambo. Saya takut kalau itu cuma akal-akalan Ambo biar bisa sekalian kampanye. Tampak Pak Bupati duduk di dekat jalan masuk menuju lapangan demi menyambut Sanro nantinya.Tiba-tiba saya mendapat panggilan telepon dari sepupu.















