Terus
terang jantungku agak berdegup karena perasaanku merasa tidak enak,
terutama karena aku mengetahui bahwa Lexy selama ini sering menatapku
berlama-lama dan caranya menatapku terasa sangat menelanjangi,
seolah-olah ingin memperkosaku. Namun ternyata Lexy tidak berbuat apa-apa dan hanya berkata, “Ada yang
bisa saya bantu, Ling?”, “Ehh…, nggg…, anu…, ini mobil sialan
diparkir begini, mana susah lagi dorongnya”, sahutku agak canggung. Bokep korea Lantas dengan segera Lexy menutup pintu dan
mengambil kunci mobilku serta menguncinya dari dalam melalui central
lock di pintu depan. Saat itu
keadaan sudah gelap (pukul 19.00) dan kantin pun sudah tutup, praktis
tidak ada lagi mahasiswa yang nongkrong di kantin dan kalaupun ada
hanya sebagian kecil saja sehingga aku pun memutuskan untuk langsung
menuju ke lapangan parkir khusus mahasiswa yang berada disamping kampus. Di
jajaran mobil yang parkir terlihat hanya ada tinggal 3 mobil lagi yakni
satu Toyota kijang berwarna biru gelap dan satu Panther long chassis
berwarna hijau gelap serta sebuah Feroza berwarna hitam dimana posisi
ketiganya adalah tepat mengelilingi mobilku. Terus terang aku sempat berfikir kemaluanku bakal
terasa sakit seandainya dia benar-benar menyetubuhiku, namun ternyata
itu semua hanyalah khayalanku belaka, karena Lexy tidak langsung
menghunjamkan “rudal”-nya itu ke dalam kemaluanku namun layaknya
seorang gentleman ia mengusap-usap dulu kemaluanku yang sudah basah itu
dengan ujung kemaluannya hingga















